October 22, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

3 Novel Anak yang Seru untuk Dibaca

Daripada males-malesan kan mending baca buku. Pilih buku kesukaan mu, bukunya bisa apa saja novel anak atau komik anak juga bisa.

September 21, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

Hubungan Orang Tua dan Anak: Apa yang Sebenarnya Anak Butuhkan?

Bersamaan menjadi orang tua datang pula banyak tekanan untuk melakukan dan memberikan yang terbaik untuk anak. Terkadang orang tua dibuat bingung

September 21, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

Parenting: Pentingnya Trauma Healing Pasca Bencana Untuk Anak

Bencana alam menyisakan rasa traumatis bagi semua orang yang terkena dampaknya tak terkecuali anak-anak. Anak bisa mengalami rasa tertekan,

September 19, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

5 mitos tentang Parenting

Ada banyak tips parenting saat ini, seolah ada tren baru setiap minggunya menjelaskan tentang cara terbaik untuk membesarkan anak. Atau peringatan akan hal terburuk. Dengan begitu banyak saran untuk parenting yang baik justru bisa membuat pusing. Ya enggak sahabat KKPK?

Bagi Ayah Bunda sahabat KKPK, dibawah ini ada pembahasan mitos atau fakta tentang parenting selama ini yang diungkapkan psikolog seperti yang dilansir dari psychcentral.com

Mitos: jika anak tidak terlihat bahagia atau ceria, berarti ada sesuatu yang salah

Dalam budaya kita, ada penekanan kuat akan kebahagiaan. Jadi jika anak tidak nampak bahagia hampir di setiap waktu atau dalam situasi tertentu, orang tua harus mulai khawatir.

Tapi itu hal yang normal dan sehat bagi anak untuk meraskan banyak emosi naik dan turun. Psikolog Jessica Michaelson menyebutkan bahwa justru hal tersebut lebih kaya dan nyata bagi anak dibandingkan sebuah kehidupan yang hanya happy saja.

Karena setiap diri kita lahir dengan rentang (range) pengalaman emosional, sebagian lebih banyak emosi negatif. Tapi itu menyehatkan untuk bisa “mampu merasakan dan deal with all of them

Mitos: Orang tua tidak seharusnya mengatakan tidak kepada anak

Foto: pexels.com

Orang tua generasi sebelumnya lebih ketat dan keras (strict) bukan karena memang dibutuhkan seperti itu, hanya saja masa itu adalah saat yang sulit. Tapi sekarang ini, yang dipercaya orang tua ialah mengatakan “tidak” pada anak-anak itu telalu keras dan berpotensi memberikan dampak tidak bagus

Bagaimanapun juga, mengatur batasan mengajarkan anak bermacam kemampuan dan membantu mereka untuk merasa aman. Mengatakan “tidak” tidak akan menyakiti dan akan baik-baik saja selama tidak dikatakan dalam nada yang keras dan menyalahkan. Ingat! konteks nya yang lebih penting, dibanding perkataannya

Mitos: parenting yang baik adalah tentang strategi yang bagus

Dibandingkan strategi tertentu dalam parenting , yang paling penting adalah mindset orang tua “bagaimana mereka berpikir, meraskaan dan berinteraksi dengan dunia”

Kepercayaan diri orang tua cenderung membangun kepercayaan diri anak. Menurut Michaelson, orang tua yang memiliki hubungan yang sehat cenderung membesarkan anak yang mempunyai hubungan yang sehat. Orang tua yang percaya dalam upaya mengarahkan ke hasil yang positif dan ketekunan setelah mengalami kegagalan, cenderung memiliki anak yang fleksibel dan opstimis. Dan berlaku juga sebaliknya

Michaelson yakin pendekatan terbaik untuk orang tua ialah menemukan insting parenting mereka sendiri dan bereksperimen dengan apa yang terbaik yang berhasil untuk anak. Michaelson mengartikan healthy parenting ialah bagaiaman bisa selaras dan responsif pada kebutuhan anak.

Baca Juga: 5 Aktivitas Seru untuk Bonding Bunda dan Si Kecil

Mitos: orang tua yang baik mendahulukan kebutuhan anak mereka

Foto: pexels.com

Memiliki Anak-anak bisa sangat menghabiskan banyak hal dan hal ini membuat banyak orang tua mengabaikan kebutuhan personal mereka

Tapi sahabt sangat penting bagi orang tua untuk “memakai masker oksigen mereka di awal”. Hal ini tidak hanya membantu orang tua tetap sehat tapi juga menyampaikan pada anak bahwa orang tua berada di posisi atas dalam sistem (organisasi) keluarga.

Dengan begitu orang tua bisa melindungi anak-anak dari hal yang merugikan. Ketika anak mengambil alih jauh di dalam hati mereka merasa takut karena tahu ini akan mengecewakan sistem yang bermaksud melindungi mereka.

Baca Juga: 5 Cara Asyik Mengajarkan Anak Huruf Hijaiyah

Mitos: pernikahan akan terabaikan ketika membesarkan anak

Foto: pexels.com

Lagi-lagi parenting adalah tentang menghabiskan banyak hal, sebagian orang juag melalaikan pernikahan mereka .

Contohnya, pasangan suami istri bisa jadi hanya berkomunikasi ketika ada konflik, terikat pada aktivitas individu dan tidak menghabiskan waktu tanpa anak-anak mereka. pernikahan menjadi satu dimensi saja yakni fokus hanya pada parenting buat pertemanan atau keintiman.

Anak-anak belajar bagaimana memiliki hubungan yang akrab dengan melihat orang tua. maka hal yang terpenting yang dilakukan orang tua ialah memelihara hubungan dengan pasangan.

Michaelson menyarankan untuk melakukannya dengan berterimakasih, memuji dan saling beinterkasi satu sama lain. Juga menyarankan orang tua untuk melakukan kesenangan tanpa anak-anak.

Ketika berbicara soal parenting banyak sekali hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dan semua cenderung berubah-rubah. Akhirnya, kunci untuk good parenting dan good life adalah tetap engaged dengan diri sendiri, pasangan dan anak-anak.

September 17, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

Tsunami dalam Cerita Legenda

Awal tahun 2019 warga negara Jepang sempat dibuat takut akan munculnya ikan oarfish yang tinggal di bawah dasar laut. Masyarakat Jepang percaya ikan ini membawa tanda akan terjadinya gempa dan tsunami. Hal ini pernah terjadi sebelumnya, pada 2010 setidaknya ada 20 ekor oarfish yang terdampar di Jepang, sebelum tsunami pada Maret 2011.

Bencana alam memang tidak bisa kita duga kapan akan terjadi. Untuk tsunami seringkali muncul peringatan, itu pun jika sebelumnya telah terjadi gempa. Maka Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru memberikan peringatan apa akan berpotensi tsunami atau tidak.

Jauh sebelum segala teknologi canggih ditemukan dan sebelum adanya lembaga khusus seperti BMKG. Masyarakat telah mencoba memahami fenomena alam ini. Seperti ikan asal laut dalam, oarfish yang menjadi tanda akan datangnya tsunami di Jepang.

Tsunami dalam Dongeng Indonesia

Di Indonesia juga ada sebuah dongeng berjudul “Smong” yang berbentuk syair asal Simeulue Aceh. Pada 26 Desember 2004 pulau Simeulue berada paling dekat dengan pusat gempa bumi . Namun hanya tujuh orang yang meninggal akibat gelombang tsunami. Itu berkat kisah “smong “. Bunyi penggalan syair nya dalam bahasa Indonesia,seperti ini:

dengarlah sebuah cerita
pada zaman dahulu
tenggelam satu desa
begitulah mereka ceritakan
diawali oleh gempa
disusul ombak yang besar sekali
tenggelam seluruh negeri
tiba-tiba saja
jika gempanya kuat
disusul air yang surut
segeralah cari
tempat kalian yang lebih tinggi
itulah smong namanya
sejarah nenek moyang kita
ingatlah ini betul-betul

Ada pula cerita teteo dari Mentawai, Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, syair itu berbunyi:

Teteu, sang tupai bernyanyi
Teteu, suara gemuruh datang dari atas bukit-bukit
Teteu, ada tanah longsor dan kehancuran
Teteu dari ruh kerang laut sedang marah
Karena pohon baiko telah ditebang
Burung kuliak bernyanyi
Ayam-ayam berlarian
Karena di sana teteu telah datang
Orang-orang berlarian.

Di sana, kata “teteu” diartikan sebagai “kakek “. Maknanya jadi jauh dari bencana. Tapi, jika “teteu ” diganti dengan “gempa bumi “, maknanya akan lebih kuat.

Baca Juga: 7 Bencana Alam yang Sering Terjadi di Indonesia

Selain itu, seorang peneliti ahli tsunami purba paleotsunami dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Eko Yulianto menemukan kaitan mitos Nyi Roro Kidul dengan tsunami yang pernah terjadi 400 tahun lalu di pantai selatan pulau Jawa. Peristiwanya terekam dalam Babad Tanah Jawi, yang sebagian bunyinya seperti berikut ini:

Kilat dan halilintar bersamaan
Gemuruh suaranya menakutkan
Mengira bahwa itu adalah kiamat
Air naik ke angkasa
Bahkan, seperti bercampur dengan ikan airnya

September 16, 2019 by admin@kkpk 0 Comments

Jangan Panik! Lakukan Ini Jika ada Gempa

Gempa memang merupakan salah satu bencana alam yang tidak bisa kita ketahui pasti kapan akan terjadi. Peristiwa nya berlangsung tiba-tiba