cara belajar anak

Kenali Cara Belajar Dirimu, Kamu yang Mana?

Setiap orang punya keunikan masing-masing di dalam dirinya, termasuk keunikan dalam cara berpikir dan kemampuan menyerap pelajaran. Oleh sebab itu, cara belajar setiap orang juga pasti berbeda-beda. Apakah kamu sudah tahu cara belajar seperti apa yang cocok untuk diri kamu sendiri?

Setidaknya ada tiga cara belajar yang perlu kamu ketahui nih, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Dengan mengetahui cara mana yang cocok untuk dirimu sendiri, maka pelajaran pun bisa diserap dengan lebih baik. Tahukah Sahabat KKPK, cara belajar juga bisa menentukan susunan otak kita lo.

BACA JUGA: Apa Enaknya Sih Jadi Anak Homeschooling?

Tiga Cara Belajar Anak

1. Visual

Orang-orang dengan cara belajar visual akan menyerap pelajaran lebih baik dengan cara melihat. Oleh sebab itu, gambar adalah media belajar yang tepat untuk mereka. Selain melihat gambar, belajar dengan cara membaca juga cocok untuk orang-orang ini.

Lalu saat menjelaskan suatu hal, orang-orang dengan cara belajar visual akan lebih suka menggerakan anggota tubuh mereka. Misalnya menggambar ilustrasi atau bagan saat menjelaskan sesuatu.

Ada tip nih buat Sahabat KKPK yang merasa belajarnya cocok dengan pendekatan visual. Saat belajar di kelas sebaiknya pilih bangku yang berada di depan supaya kamu bisa melihat lebih jelas apa yang ditulis atau diterangkan oleh ibu atau bapak guru.

BACA JUGA: Cara Menumbuhkan Minat Baca Anak, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan

2. Auditori

Sangat berbeda dari tipe visual, orang-orang tipe auditori belajar dengan cara mendengarkan. Penjelasan akan lebih mudah dipahami oleh mereka jika diberikan lewat perkataan.

Biasanya tipe auditori akan suka kalau mereka belajar sambil mendengarkan musik dengan suara yang pelan. Dengan belajar sambil mendengarkan musik, orang-orang tipe ini tidak akan mudah bosan.

Tip belajar buat tipe auditori yaitu cobalah minta ke ibu atau bapak guru kamu untuk menyampaikan materi dalam bentuk audio. Dengan begitu, mereka bisa mempersiapkan materi dalam bentuk visual atau audio dalam jumlah yang seimbang. Jangan lupa bekali diri kamu dengan dengan perangkat rekam audio ya.

3. Kinestetik

Jika orang-orang dengan cara belajar visual atau auditori bisa tenang menunggu materi yang disampaikan, maka hal sebaliknya terjadi pada orang-orang kinestetik. Kenapa? Pasalnya, tipe kinestetik akan lebih tertarik untuk mencari tahu sendiri dibanding membaca atau mendengarkan. 

Jangan harap deh tipe kinestetik bisa belajar sambil diam dan duduk tenang. Mengingat hal ini, tipe kinestetik sering disebut anak nakal, padahal tidak demikian. Hayo siapa di sini yang merasa punya tipe belajar kinestetik dan suka disebut anak nakal? Duh, sabar ya.

Tipe kinestetik belajar dengan cara melihat perilaku orang lain kemudian melakukannya sendiri. Nah kalau kamu merasa cara belajar kinestetik kamu banget, coba deh bikin alat peraga belajar sendiri supaya lebih gampang menyerap pelajaran.

Jadi, cara belajar kamu yang mana nih? Share dong ke Rumah KKPK.

BACA JUGA: Manfaat Jika Kita Akrab dengan Buku, Apa Saja Ya?