5 Rekomendasi Film Anak Indonesia

Film anak karya anak negeri ternyata juga tak kalah bagus dan bermakna dengan film-film barat. Selain bisa mempererat ikatan keluarga film-film ini juga menyuguhkan musik berkualitas yang akan selalu terkenang.

  1. Petualangan Sherina (2000)

Film karya Mira Lesmana dan Riri Riza ini menjadi film fenomenal yang akan selalu diingat berbagai generasi. Film musikal ini bertemakan keluarga dan persahabatan. Sherina (Sherina Munaf) seorang gadis yang masih duduk di bangku SD harus rela berpisah dengan teman-temannya di Jakarta. Kepindahan Sherina ke Bandung ternyata tidak disambut baik Sadam (Derby Romero), mereka pun menjadi rival di sekolah. Tapi, ternyata keluarga mereka berdua membuat Sherina dan Sadam bertemu di luar sekolah. Mereka pun memulai petualangannya saat diculik bersama.

  • Untuk Rena (2005)

Masih merupakan film karya Miles Films, Untuk Rena merupakan film pertama Maudy Ayunda. Maudy berperan sebagai Rena, seorang gadis yatim piatu yang tinggal di Rumah Matahari. Di sana, Rena berusaha melindungi anak-anak yatim lain yang dia anggap sebagai adik sendiri dari para orang asing yang akan mengadopsi mereka. Begitu pun saat Oom Yudha (Surya Saputra) datang, Rena menyuruh semua anak bersikap hati-hati. Tapi, ternyata Rena mulai merasa dekat dengan Oom Yudha.

  • Laskar Pelangi (2008)

Berawal dari buku laris karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi diangkat ke layar lebar. Riri Riza sebagai sutrada memang selalu apik memberikan tontonan yang berkualitas. Berkisah tentang SD Muhammadiyah Gantong yang mempunyai 10 orang siswa dan dua orang guru. Menonton film ini akan membuat hati kita terasa hangat dengan persahabatan Ikal, Lintang, Mahar dkk. Mereka masing-masing mempunyai keunikan dan masalahnya masing-masing untuk bisa terus bersekolah.

  • Tendangan dari Langit (2011)

Film bertema sepak bola ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Bercerita tentang perjuangan Wahyu dalam meraih kesempatan emas yang datang menghampirinya. Wahyu hanyalah seorang anak penjual minuman di lereng Gunung Bromo, yang mencari uang dengan bermain bola dari satu tim desa ke tim desa lain. Sampai suatu hari Wahyu dihadapkan dengan pilihan-pilihan sulit di usianya yang baru 16 tahun.

  • Keluarga Cemara (2019)

Film Keluarga Cemara diangkat berdasar novel berseri karya Arswendo Atmowiloto yang sukses dibuat sinetron pada tahun 1996-2005 dengan judul yang sama. Keluarga Cemara versi film berawal dari kebangkrutan seorang abah yang mengahruskan dia dan keluarganya pindah ke desa. Terbiasa hidup mewah di kota anak-anak abah Euis dan Ara pun harus melewati adaptasi. Konflik Abah dengan pekerjaannya dan Euis dengan sekolah dan teman-temannya menjadikan film keluarga ini sarat makna akan keluarga.

Selamat menonton bersama keluarga tercinta!