3 Kegiatan Sederhana yang Berpengaruh Terhadap Perkembangan Otak Anak

Saat anak masih bayi, kondisi otaknya belum berkembang sempurna. Untuk dapat memaksimalkan perkembangan otak si kecil agar sel-sel di dalamnya saling terhubung, dibutuhkan banyak rangsangan. Menurut penelitian 70% kemampuan otak balita akan berkembang dengan bermain. Permainan seperti apa yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak?

  • Mendengarkan atau Bermain Musik

Berdasarkan penelitian di Universitas Washington, bayi yang diperdengarkan musik mengalami peningkatan pengolahan otak. Hal ini akan berpengaruh baik pada kemampuan kognitifnya saat tumbuh besar. Selain itu, kemampuan mengengarnya pun ikut terasah.

  • Mengajak Berkomunikasi atau Merespon Baik Celotehnya

Berkomunikasi dengan bayi menjadi tahap awal bayi belajar bahasa. Otak si kecil pun akan dirangsang untuk dapat berbicara dan memahami apa yang sedang dikatakan orang di sekitarnya. Orang tua yang sering mengajak anaknya berbicara juga membangun kelekatan yang akan bermanfaat bagi tumbuh kembangnya emosinya.

  • Mendongeng atau Membacakan Buku

Saat mendengarkan dongeng atau membaca buku cerita kemampuan imajinasi anak terasah. Mengenalkan buku sesuai usia anak juga menjadi cara bagi orang tua memupuk kecerdasan literasi si kecil. Si kecil jadi banyak belajar kosa kata baru dan mengenal dunia lebih luas dari yang dia lihat sehari-hari. Kemampuan memori dalam otaknya pun semakin ditingkatkan.

Nah, Ayah Ibu apa sudah meluangkan waktu melakukan 3 kegiatan tersebut setiap harinya? Selamat bermain dan belajar bersama buah hati.

photos source: unsplash.com

Leave a comment