Komik Adikku Pahlawanku: Hobi Menjadi Bisnis

Judul                   : Adikku Pahlawanku

Penulis              : Fayanna Ailisha D.

Kategori           : Buku Anak

Penerbit            : DAR! Mizan

Tahun Terbit  : November 2018

Halaman           : 92 hlm; 21 cm

ISBN                   : 978-602-420-706-9

Peresensi         : Yusrina Sri

Tari dan adiknya Lista gemar melukis, terutama Tari. Ia sangat suka melukis. Apalagi melukis gambar tokoh-tokoh kartun favoritnya. Meskipun Tari terlahir cacat sejak lahir dengan sebelah kakinya yang lebih kecil dan pendek dari kaki satunya lagi sehingga ia terpaksa berjalan pincang, namun itu tidak menjadikan ia berputus asa. Tari anak yang pintar, santun, salehah, disenangi banyak orang, dan juga mahir melukis. Meski ia sering diganggu dan diusilin temannya Tania karena ia cacat, ia tetap baik dan bersemangat.

Di saat sang ayah di-PHK dan tidak kunjung mendapatkan pekerjaan selama beberapa minggu, Tari memanfaatkan hobi melukisnya untuk menjadi jalan bisnis bagi sang ayah, yaitu bisnis perabot yang unik karena mendapat sentuhan lukisan Tari dan Lista yang imut dan menarik. Ayah bertugas membuat perabot seperti lemari dan rak buku, lalu Tari dan Lista akan melukisnya dengan tokoh kartun favorit mereka atau lukisan apa pun yang mereka sukai sesuai dengan kreativitas mereka.

Secara berangsur-angsur, bisnis keluarga Tari yang dinamakan TaLis Wooden Production itu mulai dikenali konsumen dan kebanjiran order, sehingga Ayah harus menambah tenaga pekerja di pabrik untuk membantunya membuat perabotan yang akan dilukis Tari dan Lista sepulang sekolah setelah tugas rumah mereka selesai. Ibu juga diajari Tari untuk melukis sehingga bisa membantu pekerjaan mereka. Produksinya juga tidak lagi sekadar lemari dan rak buku, tapi juga vas lukis, dan sebagainya sesuai pesanan konsumen. Bisnis terus berkembang hingga Ayah harus menyewa sebuah bangunan yang tidak jauh dari rumah untuk menjadi tempat produksi perabot, karena semakin banyaknya order dan bertambahnya jumlah karyawan sehingga membutuhkan tempat yang lebih luas.

Meskipun bisnis TaLis Wooden Production sempat mengalami masalah akibat tiga karyawan yang berhenti dan membuat rumah produksi perabot sendiri dan menjelek-jelekkan bisnis keluarga Tari dengan mengatakan kualitas kayunya jelek, bukan jati asli, dan sebagainya, namun bisnis tersebut tetap berkembang bahkan semakin maju pesat. Konsumen yang sebelumnya sempat beralih ke tempat lain pada akhirnya kembali karena mengetahui kualitas produksi mereka yang bagus, unik, dan menarik.

Tari dan Lista membuktikan bahwa bahkan hal kecil seperti hobi melukis pun dapat menjadi jalan bisnis yang menjanjikan. Bahwa sesulit apa pun masalah hidup, pasti akan selalu ada jalan keluar, dan rencana Allah selalu lebih baik daripada rencana manusia, dan kehendak Allah selalu di atas segalanya. Kita hanya perlu berusaha, berdoa, tidak pernah berputus asa, apalagi menyerah.[]

Leave a comment