[RESENSI BUKU] Kebun Anggrek Anggun

Indahnya Berbagi

Judul                            : Kebun Anggrek Anggun

Penulis                          : Shalwa Maulidya Syahrani dkk

Editor                           : Toha Nasr

Penerbit                       : Dar! Mizan

Tahun Terbit                : Pertama, Mei 2018

Jumlah Halaman          : 92 halaman

ISBN                           :  978-602-420-656-7

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SD Plus Al-Ishlah Bondowoso

Alangkah indah orang bersedekah, dekat dengan Allah dekat dengan surga. Takkan berkurang harta yang bersedekah, akan bertambah akan bertambah. (Opick – Sedekah)

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Sudah menjadi fitrahnya saling membutuhkan antara satu dengan lainnya. Bahkan orang yang sudah kaya sekalipun masih membutuhkan orang lain. Karenanya, dalam Islam ada ajaran saling tolong menolong antara sesama manusia, seperti pembagian harta dari Muslim kaya kepada Muslim yang papa melalui kewajiban zakat, dan ada pula yang namanya infaq dan sedekah.

Zakat adalah kewajiban setiap Muslim dengan harta, infaq juga menyisihkan harta meski tidak wajib. Sedangkan sedekah juga membagikan sebagian harta, namun bisa lebih luas lagi sedekah tidak hanya dengan harta. Sedekah bisa dengan berbuat baik, dengan senyum, dengan menyingkirkan batu dan duri dari jalan dan perbuatan baik lainnya.

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 177, “Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.”

Jadi, lagu yang diciptakan oleh Opick yang menjadi prolog tulisan ini berdasarkan firman Allah. Bahwa berbuat kebajikan itu adalah perintah agama salah satu di dalamnya adalah berbagi atau sedekah. Sedangkan dengan melakukan sedekah, orang tidak akan kekurangan bahkan akan mendapatkan ganjaran yang besar.

Allah Swt. berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 261, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”

Maka, dengan sedekah malah kita akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, bahkan akan diganti yang lebih baik oleh Allah Swt. baik di dunia ataupun di akhirat. Seperti kisah yang ditulis oleh Fajriatun Nurhidayati yang berjudul Jilbab baru Wika dalam buku yang berjudul Kebun Anggrek Anggun.

Kisah ini tentang Wika yang telah menabung uang untuk membeli jilbab yang lagi ngetrend di sekolahnya, yaitu jilbab topi. Uangnya telah terkumpul sebanyak harga satu buah jilbab topi, yaitu tiga puluh ribu. Uang sudah dia bawa ke sekolah, dan rencananya setelah pulang sekolah dia mampir ke toko yang menjual jilbab topi.

Sebelum pulang, ada pengumuman seorang teman Wika mendapat musibah, rumahnya terbakar. Seluruh siswa diminta iuran untuk meringankan bebab teman satu sekolah yang mendapat musibah. Awalnya Wika ragu akan menyumbangkan sebagian tabungannya, namun akhirnya dia pun memasukkan uang sepuluh ribu ke kotak amal.

Wika pun tidak jadi membeli jilbab topi. Ibu memahami perasaan anaknya. Akhirnya, ibu mengajaknya ke suatu tempat yang tak disebutkan. Ternyata mereka menuju Pasar Manis. Wika melihat beragam model jilbab di sana. Bahkan ada pula, jilbab topi yang diinginkan oleh Wika. Tidak hanya itu, harganya tidak semahal di toko. Dengan uangnya saat ini, ternyata dia bisa membeli jilbab topi yang dijual di Pasar Manis tersebut.

Ternyata memang berbagi itu memudahkan kehidupan yang membagi. Dengan berbuat baik, Wika tidak hanya bisa menyedekahkan uangnya, tetapi juga bisa membeli barang yang dia inginkan. Sebuah buku yang sangat menarik dibaca oleh anak-anak, agar memiliki karakter yang baik. Selamat membaca!

Leave a comment